6 Langkah Memperbaiki Tujuan

motivasiSeringkali pada sesi sesi pelatihan yang saya bawakan ,saat chating di facebook juga sahabat sahabat saya di komunitas wanita womanpreneur commnity seringkai saya ditanya  , mba irma ,saya tuh seringkali mempunyai motivasi tinggi, eeh tapi ga jarang  motivasi itu hilang melempem kayak balon kempes, kok mba ir bisa sih semangat terus? ceria terus ? gimana sih agar bisa memotivasi diri dan juga terus termotivasi seperti mba ir..hehhee..ge eer deeh

Ga tau aja dia, saya juga pernah jenuh,pernah melempem, pernah jatuuuh , saya kan juga manusia yaaaa…:)

Memang motivasi juga selayaknya roda kehidupan, yang kadang diatas tapi terkadang di bawah. Yang diperlukan adalah agar kita bisa memotivasi diri agar selalu SEMANGAT.

Lalu gimana agar bisa selalu semangat ?

Sahabat, Mengapa Memotivasi diri penting? Karena ketika kita gagal atau menghadapi tantangan. Tidak selamanya orang disekitar mampu membantu kita. Tidak ada yang bisa kita andalkan selain diri , hanya diri kita sendiri yang bisa menentukan nasib kita

Apa sih penyebab orang kehilangan motivasi diri ?Hmm biasanya nih yaaa kehilangan motivasi karena tiga hal: kehilangan kepercayaan diri, kehilangan fokus dan kehilangan arah. Makanya kita harus percaya diri bahwa kita BISA SUKSES dan BERHASIL, Fokus lagi terhadap apa yang sebenarnya kita inginkan dan bangun kembali kemana arah kita menuju. Namun tentunya untuk melakukanya butuh usaha untuk berubah dan kembali BERSEMANGAT!

Pertanyaanya adalah bagaimana kita bisa BERSEMANGAT kembali? Bagaimana membangun motivasi diri?

Berikut ini tips yang biasa saya lakukan

1.      Temukan Alasan

Cari Alasan mengapa kita  harus melakukanya. Cari sumber motivasinya , Temukan manfaat terbesar ketika kita bisa meraihnya . Hal ini  memebuat kita terinspirasri untuk melakukanya terus walaupun banyak rintangan menghadang.

2.      Miliki mimpi. MIMPI  yang BESAR

Alasan kita melakukan sesuatu bisa menjadi sumber motivasi. Tapi itu belum cukup. kita harus  bertindak untuk mewujudkan  mimpi besar yang ingin kita capai . Bayangkan jika kamu berhasil mencapai yang kita inginkan,  Bayangkan dengan jelas saat semua berhasil kita capai, . Semakin kita bisa membayangkan dengan jelas, seolah olah sekarang semua yang kita inginkan sudah tercapai, hal ini yang mengarakan langkah kita dengan penuh semangat

Mimpi tersebut haruslah suatu yang BESAR sehingga menginspirasi kita sendiri untuk terus berusaha tapi tetep harus realistis kita bisa mencapainya

3.      Terus belajar

“Stay hungry, stay foolish” kata Steve Jobs. kita tidak hanya membutuhkan keingianan saja, tapi juga membutuhkan rasa “lapar” untuk mendapatkan sesuatu. Rasa lapar ini akan terasa ketika ada tantangan yang lebih besar.  Hal inilah yang selalu mendorong saya untuk terus belajar , mencari tahu apa yang masih harus saya perbaiki, terus belajar dari orang orang yang telah lebih dahulu berhasil mencapainya.

Bagaimana Kamu mendapatkan rasa “lapar” ini? Hal ini berkaitan dengan alasan Kamu melakukan sesuatu dan mimpi besar berperan penting disini (Poin pertama dan kedua). Jika Kamu sudah merasa “lelah”, Kamu tidak akan termotivasi lagi melakukan sesuatu. Tetapi alasan dan mimpi besar Kamu akan menginspirasi lagi kembalinya  rasa lapar tersebut.

4.      Kalahkan diri sendiri

Membandingakn Kamu dengan orang lain adalah suatu hal yang akan menghambat motivasi Kamu. Walau pada awalnya akan meningkatkan motivasi, namun hal tersebut tidaklah bertahan lama. Ingat! Kamu berbeda dengan orang lain. Kamu adalah Kamu, yang mempunya kelebihan dan kelemahan sendiri. Musuh terbesar adalah Kamu sendiri. Sudahkah Kamu mendapatkan apa terbaik bagi Kamu?

5.      Ambil satu langkah lagi

Ketika Kamu bertemu rintangan yang panjang, Kamu akan beranggapan Kamu tidak akan mampu melaluinya. Kamu boleh berpikir Kamu akan sulit meraih mimpi Kamu. Tapi inilah justru yang membedakan antara pecundang dan PEMENANG. Yaitu KEBERANIAN untuk melanjutkan lagi.

Ketika Kamu menghadapi situasi sulit, ambilah satu langkah ke depan. Jangan berpikir bagaimana Kamu menyelesaikan. Jangan berpikir seberapa banyak rintangan yang akan menghambat. Fokus pada langkah berikutnya. Dan jadilah PEMENANG.

6.      Tataplah masa depan

Percaya atau tidak, salah satu hal yang mengurangi motivasi adalah pengalaman masa lalu. Masa lalu bisa menjadi beabn berat untuk melangkah ke depan. Namun beban tersebut tidak harus Kamu bawa. Kamu harus mampu meletakanya. Kamu mungkin mempunyai kesalahan besar di masa lampau. Namun Kamu tidak akan melakukan apapun untuk mengubah masa lalu, yang Kamu miliki adalah sekarang. Hari ini adalah hari baru. Tidak pedui betapa kelamnya masa lalu Kamu. Kamu masih mempunyai kesempatan di masa yang akan datang

 

Salam

 

Irma Sustika.

If you enjoyed this article, Get email updates (It’s Free)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *