Harta Karun di Dalam Diri

Terjatuh dan bangkit adalah warna yang melengkapi wajah kehidupan setiap kita. Terlepas sedalam atau sedangkal apa keterpurukan itu, setiap kita setidaknya pernah merasakan pahit, gagal atau terjengkang dari arena kompetisi hidup yang keras ini.
Ada kalanya kita berada diatas, ada kalanya pula kita terlempar ke bawah. Tidak ada kemapanan yang permanen; terus-menerus berada di puncak. Hidup ini berada di antara dua keadaan itu. Terserah Sang Pemilik Kehidupan, di mana dan seperti apa kita akan ditempatkan hari ini atau hari esok.

Jangan berlama-lama dalam situasi ini. Segera temukan energi untuk bangkit, untuk menata kembali benang-benang hidup yang telah kusut, memperbaiki diri, memperbaharui dan membangun kembali hidup kita. Memang tidak mudah memperbaiki sesuatu yang telah rusak, merekat kembali yang telah pecah, mengarahkan diri dari kelalaian kepada jalan ketakwaan, dari kemalasan menjadi semangat. Semuanya itu butuh tekad yang sungguh-sungguh, serta butuh kemauan dan kesabaran tingkat tinggi.

Tidak ada alasan untuk berhenti dan kembali meraih mimpi. Karena setiap orang berhak berprestasi, berkarya dalam hidup. Betapa banyak kita lihat dan kita baca dari kisah-kisah orang-orang yang terlahir dengan ketidaksempurnaan fisik, tapi mampu mencapai sukses. Betapa banyak orang-orang yang terlahir dari keluarga yang miskin, namun hal ini tidak menghalangi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi, mampu bersaing dengan anak-anak orang kaya dalam mendapatkan perguruan tinggi terbaik. Jangan sampai kekurangan dan keterbatasan yang ada pada diri kita menghambat, menghalangi langkah kita dalam bercita-cita, berprestasi, dan berkarya dalam hidup.

Di kala terpuruk, ketika ujian melanda, cobaan hidup yang semakin berat, kegagalan dalam hidup, kerugian dalam dunia bisnis, gagal dalam membina sebuah rumah tangga, gagal dalam mencapai sebuah prestasi, gagal dalam perkuliahan dan studi, dan banyak lagi bentuk kegagalan lainya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Selayaknyalah kita segera bangkit dari segala keterpurukan. Bangkit kembali menata ulang hidup.

Memang setiap proses kebangkitan memerlukan energi dan daya tahan kita untuk melakukannya. Segera temukan energi untuk bangkit, energi itu bisa kita temukan melalui kisah-kisah orang yang pernah jatuh dan kembali bangkit. Bisa kita temukan dalam nasihat tulus kawan dan saudara, bisa kita temukan dengan membaca buku-buku yang dapat membangkitkan motivasi kita.

Kita tentu mengenal PLTA, Pembangkit Listrik Tenaga Air, pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik.  Jika air saja mampu menjadi potensi pembangkit listrik, sebagai manusia kita juga memiliki potensi yang luar biasa besar dan dahsyat!

Potensi ini sendiri ibarat harta-karun yang terpendam, yang tersimpan sangat dekat dengan diri kita. Bahkan dia menempel dalam diri kita sendiri, karena sang harta karun itu berada dalam hati nurani dan pikiran kita masing masing.

Selamat mencari harta karun dalam diri masing masing

 

Salam

Irma Sustika

 

If you enjoyed this article, Get email updates (It’s Free)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *