Membangun Kepercayaan Pembeli

hMungkin banyak sebagian konsumen dalam menentukan dan memilih produk untuk dibeli dan digunakan bukan hanya melulu soal kualitas yang bagus dan brand yang terkenal, tapi karena penjualnya yang ramah dan menyenangkan.

Hehe. Banyak saya rasakan sendiri hal-hal seperti itu. Sama seperti halnya ketika saya membeli  kebutuhan harian di sebuah mini market dekat rumah , saya akan lebih suka membeli di mini market A, dibanding mini market B walaupun Brand nya sama. tapi penjual di mini market A sangat ramah dan cukup membantu disaat saya kebingungan mencari satu produk diantara sekian banyak rak rak produk , dengan sigap sang pelayan bertanya kebutuhan yang saya cari dan membantu mencarikan  daripada saya harus beli ke mini market B, yang boleh dikatakan lebih besar dan lebih kopli mungkin yaa..namun sang pelayan melayani dengan muka jutek dan ketus saat saya bertanya

Membangun kedekatan emosi itu menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam upaya meningkatkan penjualan untuk pengembangan bisnis dan brand. Bagaimana tidak? Dengan memberikan kualitas pelayanan yang baik, secara langsung akan membuat konsumen merasa senang dan tersolusikan sehingga loyalitas akan terbangun sendiri tanpa perlu repot-repot di drive kembali oleh si pembeli melalui . Hanya saja masih banyak beberapa penjual yang belum “ngeh” dengan hal yang ini, apalagi untuk skala bisnis kecil, masih banyak saja yang memiliki kualitas dan mutu pelayanan yang rendah.

Nah kali ini saya akan mencoba saling berbagi mengenai beberapa kiat atau tips trik yang bisa diterapkan untuk membangun kepercayaan konsumen dalam upaya meningkatkan penjualan: 6 kiat yang akan di share diantaranya :

1. Grab The Testimonial

Ini dia salah satu case yang menarik. Sebanyak apapun pengalaman dan expertise nya anda di bidang bisnis yang sedang anda jalankan, untuk awalnya konsumen akan selalu lebih percaya dengan apa yang dikatakan konsumen lain mengenai anda. Maka dari itu testimonial sangat penting dan dibutuhkan sebagai media referral yang bisa anda jual ke konsumen anda. Segera telepon konsumen-konsumen anda dan minta terstimonial mereka, jangan lupa untuk selalu meminta ijin ketika hendak di publish ke muka umum

2. Berikan sesuuatu yang berguna utk konsumen
Definisi berguna untuk konsumen tentu saja merupakan hal-hal yang memang dibutuhkan oleh konsumen ataupun hal hal yang bersifat bonus untuk konsumen. Untuk beberapa kasus misalnya ketika anda menjual jasa konsultasi, secara Cuma-Cuma anda mengatakan akan memberikan sebuah ebook atau buku gratis mengenai langkah-langkah jitu membangun bisnis klien anda secara FREE, nah disini sisi emosional konsumen disentuk sedemikian rupa sehinggak konsumen akan merasa diutamakan dan diberikan pelayanan yang sangat baik.

3. Story Product is Important!
Daripada anda melulu membicarakan mengenai kelebihan produk anda dibandingakn dengan pesaing lainnya, akan lebih baik ketika anda bercerita kepada konsumen mengenai produk yang anda jual, apakah itu manfaat, fitur dan benefit yang bisa didapatkan oleh konsumen ketika menggunakan produk atau jasa yang anda tawarkan.  Gunakan contoh kasus untuk menceritakan apa yang anda lakukan terhadap siapa dan perubahan dalam hidup atau bisnis mereka.

4. Memberikan Jaminan
Jika anda mampu memberikan jaminan lebih tinggi kepada konsumen, akan membuat konsumen menjadi lebih tenang, aman dan nyaman menggunakan produk yang anda jual. Adapun dengan ini jaminan yang diberikan konsumen harus selalu berbanding lurus dengan kemampuan yang anda miliki, tapi jika keyakinan anda sangat tinggi dengan jaminan yang anda berikan, akan lebih bagus outputnya untuk konsumen, sehingga konsumen akan merasa aman dan kembali menggunakan produk atau layanan yang ada berikan.

5. Permudah jalur komunikasi
Jika konsumen anda ingin mengetahui bagaimana caranya mereka untuk selalu berhubungan dengan anda melalui alat komunikasi dan lain sebagainya, jelaskan yang baik kepada konsumen. Karena sebenarnya tingkat kekhawatiran konsumen itu selalu tinggi, oleh karena itu dengan mempermudah jalur komunikasi anda dengan konsumen, konsumen akan merasa diutamakan. Cantumkan nomor telepon, email, website, social media dan jalur komunikasi yang banyak utk diberikan kepada konsumen baik itu di website, kartu nama dll.

6. Keep in touch, always!
Transaksi jual beli antara anda dengan konsumen tidak berhenti pada saat konsumen membayar atas jasa atau produk yang sudah diberikan. Akan tetapi memelihara komunikasi dan hubungan yang baik dengan konsumen merupakan langkah wajib yang harus dilakukan untuk membuat konsumen anda selalu merasa puas dan diperhatikan, tidak menutup kemugkinan pembelian secara sering dan terulang akan terjadi, bahkan mungkin dengan kuota pembelian lebih banyak daripada biasanya karena tingkat kepercayaan konsumen anda sudah sangat tinggi.

Nah itu 6 kiat dalam membangun kepercayaan konsumen, semoga bermanfaat

If you enjoyed this article, Get email updates (It’s Free)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *