Menyikapi Persaingan Harga Dalam Bisnis

irma sustika,sales trainer, coach bisnisSebagai salah satu pelaku usaha di bidang pendidikan dan pelatihan pengembangan SDM khususnya dalam bidang Sales, Marketing dan Service,  menghadapi persaingan harga dalam bisnis merupakan sebuah fenomena yang sangat biasa.

Saat bernegosiasi untuk merealisasikan proposal pelatihan  ke berbagai institusi  seringkali ada yang berkata, “Wah, mahal sekali harganya bu,

Di lembaga pelatihan yang lain saja harganya hanya 50% nya dari yang ibu tawarkan.”

Saya jadi teringat dengan apa yang sering dilakukan perusahan perusahan besar di tanah air dengan iklannya yang banting-bantingan harga dengan bintang kecil (syarat dan ketentuan berlaku) hanya untuk mengambil hati konsumen agar pindah ke layanan mereka . Tidak jarang iklan tersebut saling membanding-bandingkan harga dan menekankan bahwa harganya lah yang paling murah.

Lalu apa yang saya lakukan ketika dihadapi pada persaingan harga dalam bisnis ?

Persaingan harga dalam bisnis terjadi saat produk /jasa yang kita tawarkan adalah sebuah produk atau layanan yang sangat standar di mana itu sudah umum di masyarakat.

Saya awalnya berpikir, wah ternyata luar biasa sekali persaingan harga. Apalagi untuk pasar di Indonesia.  ambil contoh persaingan berbagai perbankan di Indonesia yang begitu kencangnya saling menyatakan dirinyalah yang paling memberikan biaya murah

Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, pastilah yang paling banyak digunakan bukan sebatas biaya murah   tentunya dalam  memiliah perbankan, melainkan keamanan dan kemudahan bertransaksi, layanan yang cepat,

Sebagai konsumen saya lebih memilih biaya normal dibandingkan iming imging biaya rendah namun pelayanan tidak nyaman, tidak ada kemudahan bertransaksi

Membayar sedikit lebih mahal, tetapi segala fasilitas dan kemudahan dalam bertransaksi bisa saya nikmati

 Penurunan harga seringkali berujung pada penurunan kualitas.

Pelajaran ini kemudian membuka mata saya dalam mengaplikasikannya dalam berbinsis. Bagi saya, bersaing di tingkat harga adalah persaingan yang paling primitif dalam bisnis.

Persaingan dalam tingkat harga ini seringkali bahkan nyaris atau penuh dengan tipuan-tipuan di dalamnya. Seperti misalnya saya bandingkan dua pedagang buah. Yang satu harganya sedikit mahal, namun yang satu lagi harganya bisa sangat murah padahal beratnya sama.

Namun apa yang terjadi? Yang murah buahnya banyak yang busuk!

Saat mendapatkan pertanyaan, “Bu mengapa ISF Consulting harga pelatihan Sales nya  lebih mahal? Lembaga sebelah pelatihan dengan  topik yang sama  namun harganya bisa jauh lebih murah.”

Apakah saya langsung menurunkan harga yang saya pasang? Oooo Tidak. Saya lebih suka ‘menaikkan nilai tambah’ yang saya punya.

“Pelatihan Sales Training Series  didesain khusus untuk perubahan para team sales pak . Kami memiliki pelatihan berkesinambungan selama 4 Minggu , yang bukan hanya bicara teori , bukan juga mereda datang untuk mendengar saya bicara, namun semua peserta dibimbing secara praktek langsung  bahkan peserta masih terus kami monitor hingga hari ke-30 setelah pelatihan.

Kami punya alat evaluasi khusus di mana kami bisa mengetahui perubahan yang terjadi. Pelatihan kami berfokus pada impact jangka panjang.”

Akhirnya apa yang terjadi? Deal!

Saya lebih memilih strategi tinggi-tinggian nilai tambah yang bisa diberikan daripada banting-bantingan harga. Seandainya pun harga yang saya berikan jauh lebih tinggi padahal harga standarnya tidak seperti itu, saya lebih suka menambahkan sesuatu sehingga pada akhirnya pelatihan yang saya berikan tidak standar lagi.

Jadi, jika Anda mengalami persaingan harga dalam bisnis Anda, dengan hasil yang setara orang bisa mendapatkan harga lebih murah di tempat lain, maka naikkan nilai tambah Anda.

Saat misalnya produk yang anda jual penuh dengan persaingan, anda dapat menambahkan nilainya dengan kemasan yang cantik, memberikan garansi apabila pesanan ada yang cacat dapat ditukar dengan yang baru , memberikan layanan yang memenuhi kebutuhan customer

Jadi, naikkan nilai tambah yang Anda miliki agar tidak jadi barang standar. Persaingan banting-bantingan harga menurut adalah persaingan yang paling primitif dalam bisnis.

Ciptakan Value For money pada bisnis anda. berikan nilai tambah sesuai dengan uang yang dikeluarkan customer anda…

Bagaimana pendapat Anda? sependapat dengan saya ?

Ingin membahas bagaimana meningkatkan penjualan sales team anda? silahkan email permasalahan dan kebutuhan anda

Salam

Irma Sustika

If you enjoyed this article, Get email updates (It’s Free)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *